Simak Akses Pasar Dibatasi, Huawei Resmi Gugat Pemerintah AS

Perusahaan raksasa technologi asal China, Huawei menuntut pemerintah Amerika Serikat (AS) atas dakwaan batasi akses pasarnya. Ini adalah langkah sangat agresif Huawei dalam menantang dakwaan AS kalau technologi mereka menyebabkan ultimatum global.

Huawai pada Kamis (7/3) menyatakan sudah ajukan tuntutan ke pengadilan federal di Texas, melawan Undang-undang AS beberapa waktu terakhir yg melarang agen-agen federal buat beli produk-produknya.

Baca Juga : Aplikasi Android Keren Terbaru

” Larangan ini bukan cuma melanggar hukum, akan tetapi ikut batasi Huawei buat turut serta dalam pertarungan yg sehat, yg kelanjutannnya merugikan costumer AS, ” kata Wakil Ketua Huawei Guo Ping, seperti diambil dari CNN.

Ia menuduh Kongres AS berperan sebagai ” hakim, juri, serta algojo ” lewat larangan itu. Oleh karena itu, mereka memohon pengadilan buat menghentikan sisi dari Undang-undang Otoritasi Pertahanan Nasional yg diberi tanda tangan Trump pada Agustus.

Huawei menuduh beberapa dari undang-undang itu dengan pribadi melarang instansi pemerintah memanfaatkan technologi dari Huawei serta pesaingnya ZTE (ZTCOF) . Ini, menurutnya, melanggar Konstitusi AS dengan pilih individu atau group buat diberi hukuman tiada pengadilan.

” Kongres AS sudah berulang-ulang tidak berhasil membuahkan bukti apa-pun buat menyuport penetapan produk Huawei. Kami sangat terpaksa ambil aksi hukum ini jadi usaha yg pas serta paling akhir, ” kata Guo.

Sesaat, petinggi pemerintah AS masih tetap malas memberi komentar lantaran masih tetap ada di luar jam kantor mereka.

Tuntutan pengadilan oleh Huawei membawa kebuntuan pada pemerintah AS ke tingkat yg baru. Perusahaan ini ialah salah satunya perusahaan technologi paling besar di China serta pemain kunci dalam peluncuran global jaringan nirkabel 5G. Smartphone-nya beradu dengan global dengan Apple (AAPL) serta Samsung.

Artikel Terkait : Cara Melacak Orang Melalui Nomer HP

Akan tetapi, Washington sudah beberapa tahun syak wasangka kalau pemerintah Cina bisa memanfaatkan Huawei buat memata-matai negara berbeda, tiada memberikannya bukti spesifik. Huawei mendeskripsikan dianya jadi perusahaan punya karyawan serta menyangkal salah satunya produknya menyebabkan resiko keamanan.

Tuntutan Huawei, yg diserahkan di Texas, dimana kantor pusat perusahaan Amerika ada, bisa memaksa pemerintah AS buat ajukan perkara publik pada perusahaan technologi China itu waktu menaikkan kampanye tekanannya.

Pemerintahan Trump sudah menekan sekutu mereka buat melarang atau batasi produk Huawei dari jaringan 5G mereka, dengan mencuplik kecemasan mata-mata akan tetapi tiada memberikannya bukti yang pasti. Itu sudah menyulitkan ide ambisius Huawei buat menggenjot perkembangan perusahaan itu serta mengundang aduan dari operator nirkabel kalau kampanye AS mengganggu ide mereka buat bangun jaringan.

” Ini kayaknya tak kan memberikannya hasil pada Huawei memperoleh akses baru ke pasar AS. Tetapi itu ialah pemberi tanda simbolis yang bisa mempengaruhi pemain berbeda di semuanya dunia pertimbangkan kapasitas penetapan atau larangan pada perusahaan, ” jelas ia.

Pemerintah di sekian banyak negara seperti Jerman serta Inggris akan memutuskan model penetapan apakah yg akan digunakan pada perabotan Huawei. Australia melarang perusahaan itu menyiapkan technologi buat jaringan 5G-nya tahun saat kemarin.

Diretas Pemerintah AS

Dalam pertemuan wartawan ini hari, Guo menuduh petinggi AS munafik. Menurutnya, waktu pemerintah AS mencap Huawei jadi ultimatum kemananan dunia maya, mereka malah mereta server mereka.

” Pemerintah AS sudah meretas server kami serta mengambil e mail serta kode sumber kami, ” jelas ia.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *